Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Komitmen tersebut terlihat saat Sekretaris Daerah Kab. HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP menyambut kedatangan Tim Penilai Evaluasi Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Gambah Luar Muka, Kecamatan Kandangan, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan evaluasi ini menjadi momentum penting bagi Pemkab HSS dalam mengukur sekaligus memperkuat berbagai program pembangunan keluarga yang selama ini dilaksanakan secara terpadu lintas sektor.

_1779070419.jpeg)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kab. HSS Hj. Tata Syafrudin Noor, Ketua GOW Kab. HSS Hj. Misnawati Suriani, Ketua DWP Persatuan Kab. HSS Hj. Elyani Yustika, Camat Kandangan, jajaran TP PKK Kab. HSS, Kepala Desa Gambah Luar Muka, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Sementara itu, rombongan Tim Penilai Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin Kepala Bidang KHPK Dinas PPPAKB Provinsi Kalimantan Selatan, Rosda, S.Sos., beserta jajaran tim penilai lainnya.
_1779070434.jpeg)

Dalam sambutannya, Sekda HSS menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim penilai di Bumi Rakat Mufakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan keluarga memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
“Pembangunan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab satu sektor, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dari keluarga yang kuat akan lahir sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.
Menurutnya, Program PK2D bukan sekadar menilai aspek administrasi maupun pelaksanaan program, tetapi juga melihat sejauh mana pemerintah daerah mampu menghadirkan lingkungan keluarga yang harmonis, aman, sehat, produktif, dan berdaya.
Beliau menambahkan, Pemkab HSS terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran perempuan, perlindungan anak, penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.


_1779070496.jpeg)
_1779070496.jpeg)
(Kominfo/HSS)